July 24, 2024

Mengenal Autodesk Maya

4 min read

Introduction

Animasi merupakan salah satu cabang multimedia yang sangat menarik untuk dipelajari. Kita mengenal ada animasi 2D (dua dimensi) dan 3D (3 Dimensi). Salah satunya adalah Autodesk Maya. Pada perkembangan animasi untuk film sekarang ini, hampir seluruh film yang bergenre animasi dibuat dengan program 3D. Seperti The Shrek, Monster Inc., Open Season dan lainnya. Tentunya tahap akhirnya harus diselesaikan dengan berbagai macam software tambahan agar didapatkan hasil yang baik. Selain digunakan pada film animasi, Maya digunakan juga pada pembuatan visualisasi sebuah objek untuk kepentingan iklan ataupun presentasi, misalnya rumah atau kendaraan atau yang lainnya.

Let’s take a look

Di artikel ini kita akan mengenal Maya mulai dari membuat beberapa objek sederhana seperti kotak, segitiga dan bola.

Objek Dasar

Membuat sebuah kotak. Di Autodesk Maya lebih dikenal dengan nama Polygonal Cube.

Langkah 1

Klik pada icon Polygonal Cube, di tampilan kerja terdapat tulisan Drag The Base On The Grid, Then Pull Up For Height. Maksudnya drag mouse di kanvas kerja untuk membuat ukuran lebar dan panjang objek, kemudian tarik mouse ke atas untuk membuat ukuran tinggi objek.

Langkah 2

Dengan cara lain setelah klik icon Polygonal Cube, klik satu kali pada kanvas kerja (tanpa di drag), akan tampil sebuah cube kecil.

Tampilan yang sedang aktif adalah tampilan Wireframe. Untuk melihat bentuk objek solidnya tekan 5 pada keyboard. Maka tampilan akan berubah dalam bentuk objek solid. Dengan objek berwarna abu-abu. Untuk mengubah ukuran cube :

Cara 1

Klik pada objek, kemudian tekan R pada keyboard. Kemudia klik pada salah satu handle berwarna yang di inginkan dan drag ke sesuai arah handle sehingga objek akan membesar.

Cara 2

Klik pada objek, kemudian ubah angka ScaleX, Scale Y dan ScaleZ sesuai yang diinginkan pada menu objek di sebelah kanan.

Membuat Objek Rubik 3×3

Langkah 1

Buat sebuah Polygonal Cube dengan ukuran Scale X,Y dan Z = 3 dan TranslateX,Y dan Z = 0 agar posisi objek tepat ditengah kanvas kerja.

Langkah 2

Klik pada objek tekan F untuk melihat objek dari jarak dekat. Untuk mengubah posisi kamera agar bisa melihat sisi² objek yang lainnya, tahan tombol ALT kemudian tahan TOMBOL KIRI mouse dan geser mouse ke arah yang diinginkan. Untuk kembali ke posisi kamera yang semula klik di kotak tengah pada icon sumbu X, Y dan Z di sudut kanan atas.

Sumbu X (merah) : Untuk melihat tampilan sisi objek dari sumbu x (kiri,kanan)

Sumbu Y (hijau) : Untuk melihat tampilan sisi objek dari sumbu Y (atas,bawah)

Sumbu Z (biru) : Untuk melihat tampilan sisi objek dari sumbu z (depan,belakang)

Langkah 3

Pilih mode Polygons untuk menampilkan menu yang berhubungan dengan objek Polygon. Kemudian pilih menu Edit Mesh => Bevel (klik pada kotak pengaturan BUKAN pada tulisan Bevel-nya.) Setelah muncul kotak dialog Bevel Options ubah angka Width = 0.05 dan klik tombol Bevel. Dan tampila objek akan berubah dengan garis pinggir yang ber-Bevel.

Langkah 4

Klik pada icon Sumbu Z (biru) agar dapat melihat objek dari tampilan depan. Gunakan TOMBOL TENGAH mouse (scroll) untuk zoom in dan zoom out tampilan kerja. Klik pada objek, tekan W pada keyboard untuk menampilkan handle Move. Kemudian Ctrl D untuk menDuplicate objek. Kemudian geser objek ke kanan. Tekan kembali Ctrl D dan geser objek ke sebelah kiri. Sehingga terdapat 3 buah objek yang tersusun rapi. Susunlah objek tersebut menjadi 9 buah objek seperti tampilan di bawah ini :

Langkah 5

Kemudian klik pada icon Sumbu X (merah) untuk melihat objek dari sisi kanan. Blok seluruh objek (atau tahan SHIFT kemudian klik setiap objek untuk memilih masing-masing objek), susunlah objek menjadi seperti tampilan di bawah ini :

Langkah 6

Klik pada icon Sumbu yang ditengah untuk kembali ke posisi kamera semula. Seharusnya tampilan sudah menjadi seperti di bawah ini :

Memberikan Warna

Langkah 1

Buka jendela pengaturan Hypershade : klik pada menu Window => Rendering Editors => Hypershade. Klik pada material bernama Blinn, setelah tampil material di jendela kanan bawah, klik 2x dan atur warna yang diinginkan pada jendela Blinn1, klik pada kotak warna pada Pallete Color, pilih warna pada Color Chooser, klik Accept.

Langkah 2

Minimize jendela Hypershade, kembali pada objek di lembar kerja, klik 1 kali pada salah satu objek cube, kemudian TAHAN klik kanan mouse, arahkan mouse ke pilihan Face, lakukan klik kanan mouse untuk memilih Face setiap Cube yang searah Sumbu Z. Kemudian dengan menahan tombol SHIFT, klik pada semua face di cube Sumbu Z dengan memilih titik tengahnya. Buka kembali jendela Hypershade, di material kanan bawah yang sudah berwarna, TAHAN klik kanan dan arahkan ke pilihan Assign Material To Selection, sehingga semua Face yang terpilih menjadi berwarna. Untuk melihat hasil TAHAN klik kanan pada objek pilih Object Mode, klik pada tempat kosong.

Langkah 3

Lakukan langkah di atas berulang sehingga anda mendapatkan warna yang anda inginkan.

Render Setting

Icon tersebut akan menampilkan jendela Render Setting. Klik pada Maya Software, pilih Mental Ray

Klik pada icon render untuk melihat hasil jadi.

Untuk hasil lebih baik, tambahkan Polygonal Plane sebagai dasar (lantai), letakkan di bawah objek Rubik, tambahkan Spotlight (akan dibahas di artikel selanjutnya)sebagai lightingnya.

Selamat mencoba ^^

0 thoughts on “Mengenal Autodesk Maya

  1. AsWrwb

    salam Kenal kayanya saya harus belajar banyak dari P.Kurniawan yang bageur kata bhs sunda mah, klo bisa tolong saya bantu bljr Maya, saya GAPTEK Internet FB dll. modul contoh akan bermanfaat buat belajar saya, mudah2an anda menjadi org yg lbh sukses, amin,

    1. wah.. atur nuhun atuh.. saya juga mah ga pandai² amat.. cuma berbekal belajar kurang lebih 1,5 tahun. sekarang malahan ilmunya udah bekurang.. tapi masih ada yang nempel. terus terang saya juga jarang bikin modul dll. mudah mudahan dengan beberapa tutorial yang saya bikin di sini cukup bermanfaat. laen kali saya sempatkan buat tutorial lagi.

    1. Maaf gan baru bales…. coba liat di menu :

      Window => Setting/Preferences => Plug-in Manager .. pastikan checklist Mayatomr.mll nya di centang semua..

      terus tutup program Maya dan buka lagi

  2. klo boleh saya minta software maya pak…saya lagi seneng2nya belajar animasi..kirim CD kealamat saya nanti ongkos kirim saya ganti berikut lelahnya…dikit ae pak..maklum lah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.