July 17, 2024

Arti dari Perintah-Perintah Meta

3 min read

Bahasa dasar dari pemrograman web yaitu HTML (Hyperteks Markup Language). Jadi sebelum Anda mempelajari bahasa pemrograman Internet yang lain seperti, PEARL, PHP, JAVASCRIPT, ASP dan lain sebagainya. Anda diharuskan menguasai dahulu teknik-teknik dasar pemrograman web yaitu HTML.

Untuk mempelajari HTML tidaklah begitu sulit, Karena HTML hanyalah sebuah bahasa yang berbasis teks dengan perintah-perintah yang mudah di ingat dan dimengerti oleh kita. Sehingga Anda tidak memerlukan sebuah Compiler (penerjemah bahasa pemrograman ke bahasa mesin) seperti bahasa-bahasa pemrogaman yang lain. Anda cukup menuliskan program-program HTML dengan teks editor apa saja seperti NOTEPAD atau yang sejenisnya, kemudian file itu Anda beri akhiran HTM atau HTML dan dijalankan atau dipanggil melalui sebuah program browser seperti, Internet Explorer, FireFox, Opera, Netscape dan sebagainya. File tersebut langsung diterjemahkan dan ditampilkan di monitor melalui program browser tersebut.

Berikut adalah kode-kode dasar HTML:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>Untitled Document</title>
</head>
<body>
</body>
</html>

Setelah Anda mengenal perintah HTML dan mengetahui fungsinya, selanjutnya mungkin Anda akan menanyakan arti dari perintah <meta> . Pengertian META itu sendiri dalam HTML dapat berarti perintah yang tersembunyi, perintah yang menjadi acuan, perintah yang menjadi standar baku, dan sebagainya, sehingga bila diterjemahkan dalam konteks bahasa sedikit sulit menjelaskannya makna dari kata META ini.

Perintah meta dibedakan dari nama (name) yang tertulis, dan isi/arti dari perintah itu (content). Jadi perintah META harus mempunyai atribut NAME dan atribut CONTENT dalam penulisannya. Adapun nama-nama dari perintah META yang sering dipergunkana oleh kebanyakan situs antara lain:

Berbeda dengan perintah meta yang lain, perintah meta ini digunakan sebagai pemberitahuan kepada browser tentang standar baku dari format bahasa dan kode yang digunakan, beberapa standar kode yang berlaku antara lain : ANSI, iso-8859-1, UTF-8 dan sebagainya. Penulisan perintah meta ini boleh dikatakan wajib bila kita menggunakan karakter-karakter tertentu yang akan di tampilkan di browser misalnya karakter huruf Arab, Jepang, China, dsb. Contoh format penulisannya sebagai berikut :

author
:
Atribut yang menyatakan tentang pembuat atau programer file tersebut.
audience
:
Atribut yang digunakan untuk mengaktifkan pilihan multimedia yang ada pada halaman web itu. Biasanya isi content dari perintah meta ini cuma kata ALL atau DISABLE.
copyright
:
Atribut yang menyatakan tentang hak cipta dari file tersebut.
content-type
:
Berbeda dengan perintah meta yang lain, perintah meta ini digunakan sebagai pemberitahuan kepada browser tentang standar baku dari format bahasa dan kode yang digunakan, beberapa standar kode yang berlaku antara lain : ANSI, iso-8859-1, UTF-8 dan sebagainya. Penulisan perintah meta ini boleh dikatakan wajib bila kita menggunakan karakter-karakter tertentu yang akan di tampilkan di browser misalnya karakter huruf Arab, jepang, china, dsb. contoh format penulisannya sebagai berikut : <meta http-equiv="content-type" content="text/html; charset=iso-8859-1">
description
:
Atribut yang digunakan untuk menerangkan isi dari suatu halaman web atau keterangan mengenai maksud dan tujuan situs itu sendiri bisa juga sebagai penjelasan dari suatu produk dan sebagainya.
generator
:
Atribut yang digunakan sebagai pemberitahuan bahwa file ini dibuat oleh suatu software atau program yang disebutkan di dalam isi content.
keywords
:
Atribut yang digunakan sebagai kata kunci untuk pencarian kata pada file tersebut, masing-masing kata kunci dipisahkan dengan tanda koma.
robots
:
Atribut yang digunakan sebagai pemberitahuan kepada Search Engine seperti GOOGLE, agar semua kata yang akan di index mengikuti link-link yang ada pada halaman tersebut, isi content dari perintah meta ini hanya kata ALL yang berarti semuanya.
revisit-after
:
Atribut yang digunakan sebagai pemberitahuan kepada Search Engine seperti GOOGLE, agar kembali mengecek dan mengindex halaman web ini dalam waktu yang ditentukan. isi content nya menunjukan lamanya waktu, Contoh : <meta name="revisit-after"  content="2 days"> , untuk menyatakan 2 hari.

Masih banyak lagi perintah-perintah dari META ini, daftar diatas adalah beberapa perintah META yang sering dipergunakan oleh kebanyakan situs-situs terkenal. Perintah META boleh dituliskan boleh juga tidak, saya hanya menyarankan sebaiknya perintah meta itu tidak dituliskan semuanya karena akan sedikit memperlambat akses dari pembacaan file. Seperti yang telah diberitahukan pada paragraf diatas, bahwa program HTML dikerjakan oleh browser mulai dari bagian atas file secara ber-urutan sampai ke bawah. Sehingga semakin banyak perintah META yang dituliskan diatas maka akan semakin lama juga akses pemuatan file tersebut di browser.

Semoga bermanfaat ^___^

0 thoughts on “Arti dari Perintah-Perintah Meta

  1. @laskar: dr berbagai sumber di mix ‘n match ke… :flower:
    @aidou: tenkyu :flower:
    @awe: hehhee… love u :flower:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.