July 21, 2024

Konfigurasi FTP Server Linux Debian (Mode Akses Non-Anonymous)

3 min read

Hello Palcomster berjumpa lagi dengan saya, setelah kemarin kita telah membahas mengenai Konfigurasi FTP Server Linux Debian (Mode Akses Anonymous) . Kali ini kita akan membahas mengenai Konfigurasi FTP Server Linux Debian (Mode Akses Non-Anonymous) tidak jauh berbeda dengan tutorial sebelumnya hanya saja ada beberapa langkah yang berbeda, pasti Palcomster penasaran ya? :D. Ayo ikuti langkah-langkah berikut :

Langkah 1

Lakukan langkah-langkah pada Tutorial Konfigurasi FTP Server Linux Debian (Mode Akses Anonymous)   dari langkah 1 sampai pada langkah 3 yaitu proses instalasi.

Langkah 2

Setelah proses install selesai kemudian edit file konfigurasi. Seluruh file konfigurasi terletak di dalam direktori /etc, untuk proftpd file konfigurasinya terletak di dalam direktori proftpd, sehingga alamat lengkapnya adalah /etc/proftpd/proftpd.conf, lalu bagaimana cara membuka file konfigurasi tersebut ? gunakan perintah nano. sehingga alamat/perintah lengkapnya adalah nano /etc/proftpd/proftpd.conf, isi lengkap perintah tersebut tampak seperti sample gambar di bawah ini :

non1

Baris perintah yang harus dilakukan modifikasi dari file configurasi proftpd.conf diantaranya :

non2

non3

Keterangan:

User    : merupakan merupakan user yang akan di jadikan pengakses ke dalam ftp server. Secara default proftpd mempunyai user sendiri yaitu proftpd tetapi user ini bisa di ubah menjadi user yang sudah ada/sudah didaftarkan ke sistem sebelumnya. Contoh user guntoro ini sdah di daftarkan di dalam sistem.

Group : merupakan group yang digunakan untuk pengakses ke dalam ftp server secara default proftpd mempunya group sendiri yaitu nogroup tetapi group ini bisa di ubah menjadi group yang sudah didaftarkan sebelumnya di dalam sistem. Contoh group guntoro sudah di daftarkan sebelumnya di dalam sistem.

Langkah 3

Kemudian restart service proftpd dengan menggunakan perintah /etc/init.d/proftpd restart.

non4

Jika pada saat melakukan proses restart service kemudian muncul informasi error salah satunya seperti gambar di bawah ini:

non5

Maka buka kembali file configurasi proftpd.conf yang harus di perhatikan cukup bagian yang di tandai dengan kutip tunggal sebelum nomor baris, contoh pada gambar di atas perintah tidak diketahui ‘UseReversDNS’ di baris 177 (unknown configuration directive ‘UseReversDNS’ on line 177) berarti kesalahannya ada di baris berintah yang bertuliskan UseReversDNS di baris 177 pada file proftpd.conf. kesalahan kurang huruf atau kesalahan tulis saja sistem tidak akan berjalan perintah case sensitif.

Kalau sudah berhasil di tandai tidak adanya informasi error atau failed.

Langkah 4

Kalau sudah dinyatakan tidak ada error maka kita test, kalau tidak punya FTP client baik filezilla dan lainnya coba dengan cara yang mudah kita gunakan browser saja, saya yakin di tiap komputer pasti ada aplikasi browser kita coba akses dengan menuliskan ftp://10.0.2.15 atau tuliskan saja ftp://ipaddress_server_ftp_yang_anda_miliki. Maka hasilnya akan seperti pada gambar ini:

non6

Langkah 5

Gambar di langkah 4 adalah awal keberhasilan dari ftp server non-anonymous yang dibuat, secara otomatis data yang ditampilkan adalah data yang ada di dalam direktori kerja dari user yang digunakan. Jika user dan password bernilai benar maka data-data yang di publikasikan oleh user guntoro bisa di akses, seperti pada gambar di bawah ini:

non7

Dan akhirnya selesai…  + 2 menit selesai ftp server mode akses non-anonymous. Ok sampai sini dulu oprek-oprek kita hari ini, selanjutnya kita sambung ke ftp server mode akses user virtual baik menggunakan mysql database maupun LDAP.

see you again in the next tutorial. I wont to enjoy a cup of iced coffee. Bye-bye…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.