July 25, 2024

Cara Mudah Mencicipi Linux

4 min read

Anda pernah dengar tentang Linux? Bila tidak, maka Anda telah mendengarnya sekarang :). Linux ada sebuah sistem operasi, sama seperti Windows. Trus, apa kelebihannya sehingga kita perlu mencobanya? Well, yang pastinya kita-kita tidak perlu lagi takut komputer kita masuk virus atau program-program jahat lainnya. Nah, sekarang, tertarik atau pun tidak, yuk kita coba untuk menggunakannya. Agar kita dapat mengenal sistem operasi yang satu ini (apalagi kalo kita kuliah perkomputeran, kan malu, kalo kita ditanya tentang linux dan tidak tahu jawabannya).

Oh ya, linux sendiri banyak ragamnya, dari yang butuh ketrampilan lebih dan yang mudah digunakan. Nah, kita akan menggunakan ragam yang mudah digunakan, yaitu Ubuntu. Ubuntu adalah ragam linux yang bebas dipakai (gratis) dan mudah digunakan. Mengeluarkan versi barunya setiap 6 bulan, dan untuk versi yang lebih solid, Long Time Support (LTS), tiap 2 tahun sekali. Nah, versi Ubuntu yang terbaru saat ini adalah 10.04 LTS (10 yang artinya tahun keluaran 2010, 04 yang artinya keluar pada bulan April, LTS artinya versi yang di dukung untuk jangka waktu lama). Pertanyaan: kapan Ubuntu versi baru keluar? Ubuntu akan mengeluarkan versi barunya 6 bulan lagi, yaitu pada bulan Oktober 2010 (10.10); sesuai dengan perputarannya yang tiap 6 bulan.

Sekian pengenalannya. Okeh, kita mulai. Ada 3 cara mudah untuk mencicipi linux.

Cara Pertama

Dengan mengunduh (download) image linux, yang biasanya dalam bentuk .iso. Ukuran sekitar ~700mb. Tidak mau/tidak bisa mengunduhnya? Mudah, cari aja Kelompok Pengguna Linux (KPLI) di kota Anda (nah, untuk yang ini paling mudah tanya ke paman google kalau Anda baru mulai) lalu minta di-burn-kan CD/DVD nya. Atau, bisa minta ke instruktur PalComTech Anda tercinta. CD/DVD jenis ini biasa disebut dengan Live-cd/Live-dvd, yaitu CD ataupun DVD yang dapat langsung menjalan sistem operasi. Jadi Anda tidak perlu menginstallnya, hanya perlu langsung menjalankannya. Paling bagus untuk test-drive.

Langkah 1

Minta di-burn-kan (copy) CD/DVD nya, dan taruh ke dalam drive CD/DVD-ROM Anda.

Langkah 2

Buka BIOS, set agar ketika mulai, drive CD/DVD-ROM Anda yang terbaca duluan.

Langkah 3

Simpan konfigurasi BIOS-nya, dan restart komputer Anda. Bila langkah Anda telah benar, akan muncul layar ini selama beberapa detik.

Langkah 4

Diikuti dengan munculnya layar ini (yang artinya lagi berjalan)…

Langkah 5

Di layar ini, pilih tombol bagian atas, “Try Ubuntu 10.04 LTS.”

Langkah 6

Siap untuk digunakan!

Catatan: Karena dijalankan melalui CD/DVD, so pasti akan lebih lambat daripada yang aslinya. Nah, bila mau tahu kecepatan asli Ubuntu, silakan lihat langkah 3.

Cara Kedua

Dengan menginstallnya ke flashdisk Anda. Keuntungannya? Bisa dibawa ke mana-mana. Computer inside our pocket, eh?

Langkah 1

Lakukan langkah 1 s/d 5 pada cara #1.

Langkah 2

Colok flashdisk Anda, kemudian masuk ke System > Administration > Startup Disk Creator.

Langkah 3

Untuk source disc image (.iso) or CD, akan otomatis terpilih. Untuk bagian Disk to use, pilih bagian ke-dua (yang free space nya ada isinya). Untuk pilihan “When starting up from…”, bagian pertama berarti Anda bisa menyimpan dada data di tempat khusus yang disediakan, default 128MB; pilihan kedua artinya Anda tidak bisa menyimpan data sementara Anda menjalankan live-usb ini (rekomendasi saya), kecuali Anda mencolokkan satu flashdisk lainnya. OK, sekarang pencet tombol Make Startup Disk.

Langkah 4

Diikuti dengan munculnya layar ini. Lama proses tergantung kualitas media yang Anda pakai.

Langkah 5

Selesai!.

Langkah 6

Untuk menggunakan, masuk ke BIOS, set urutan Drive yang akan dibaca duluan. Ingat untuk menset agar USB/flashdisk Anda terbaca duluan.

Catatan: Sekarang, Anda dapat menggunakan flashdisk Anda untuk membuat Live-usb lainnya.

Cara Ketiga

Okeh, Ladies and Gentlemen, sekarang kita memasuki cara ketiga yaitu dengan menginstallnya di atas windows. Caranya juga mudah: hidupkan komputer bersistem operasi windows Anda, masukkan Live-cd atau Live-dvd nya, trus biarkan windows menjalankan file autorun CD/DVD tersebut. Nah, Anda tinggal tunjuk mau install di partisi windows Anda yang mana. Restart komputer Anda, dan pilih pilihan Ubuntu. Biarkan ia menyelesaikan kewajibannya, dan Andapun akan mendapatkan sistem yang cukup komplit 10-20 menit kemudian. Tenang, cara install model ini tidak akan mengganggu sistem operasi Windows Anda. Pun, dapat dihapus kapan saja Anda inginkan, tanpa meninggalkan bekas! Sip kan?!

Langkah 1

Jalankan windows, dan masukkan CD/DVD Anda ke Drive Optik Anda. Akan muncul layar seperti di bawah:

Langkah 2

Jalankan, dan pilih pilihan kedua: Install di Dalam Windows.

Langkah 3

Pilih ingin diinstall di mana, ukuran instalasi, penggunaan bahasa, nama pemakai dan kata sandi.

Langkah 4

Diikuti dengan munculnya layar ini (yang artinya lagi proses).

Langkah 5

Reboot/restart komputer Anda.

Langkah 6

Nah, ketika booting, sekarang Ada 2 pilihan, Windows Anda dan Ubuntu. Pilih Ubuntu (dengan keyboard, karena mouse tidak berfungsi untuk saat ini).

Langkah 7

OK, lagi proses tuh..

Langkah 8

Dan, proses lagi..

Langkah 9

Proses tahap akhir. Oya, di persenan ~70an, bila ada pilihan Skip, segera pilih. Bila tidak, Ubuntu Anda akan mencoba terus-menerus mengadakan koneksi ke Internet untuk mencari paket. Kita tidak butuh itu untuk saat ini.

Langkah 10

Ketika selesai, komputer Anda akan restart secara otomatis. Pilih lagi pilihan Ubuntu, dan ini tampilannya.

Langkah 11

Daannnn, layar login Anda!! (ups, ada nama penulis tuh, di sana, hehe).

Langkah 12

Isi password untuk user kalian (dalam kasus ini, Tonny Sofijan). Apa? Password saya? Rahasia donk!

Langkah 13

Well, selamat menikmati Ubuntu linux kalian. Untuk instalasi awal, pastinya lebih bagus dan komplit daripada yang disediakan windows. Ga percaya? Coba saja! 😉

Langkah 14

Bila Anda telah bosan otak-atik Ubuntu Anda, dapat dihapus Ubuntu-nya. Caranya? Jalankan proses 1 dan 2 di atas, nanti akan muncul layar ini. Trus, tinggal tekan batal pas sampai di langkah ke-3. Nah, mudah bukan?!

0 thoughts on “Cara Mudah Mencicipi Linux

  1. apakah ada jaminan 100% linux bebas virus,,,,saya rasa gak bisa kita katakan bahwa linux bebas virus,,,karena semua kemungkinan ada termasuk linux.

  2. Setuju dengan @Molavi. Untuk lebih jelas tentang hal tersebut, kita harus paham tentang arsitektur dan karakteristik masing-masing sistem operasi. Windows dari pertama sudah diciptakan secara tidak aman, dan menurut perkiraan banyak ahli, sampai windows versi berapapun (semoga tidak), akan tetap seperti itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.