July 14, 2024

Membuat Subnet dengan Menggunakan Variable Length Subnet Mask (VLSM)

2 min read

Misalkan kita memiliki empat buah network dengan jumlah host yang berbeda-beda untuk tiap networknya. Net-A (14 host), Net-B (30 host), Net-C (20 host) dan Net-D (6 Host). Ip yang digunakan adalah 192.168.100.xx . Bagaimana kita membuat subnet dengan menggunakan VLSM?

 Langkah 1

Tentukan terlebih dahulu urutan network dengan jumlah host terbanyak dan subnet yang akan digunakan.

Dalam kasus ini urutan network mulai dari host terbanyak adalah Net-B, Net-C, Net-A dan Net-D. Bila dilihat jumlah host terbanyak yaitu pada Net-B, bandingkan dan pilihlah subnet yang memiliki selisih paling sedikit atau sama antara host per subnet dengan host terbanyak.

Langlah 2

Buat blok-subnet dari subnet yang sudah dipilih.

Subnet 192.168.100.0 192.168.100.32 192.168.100.64 192.168.100.96
Ip pertama 192.168.100.1 192.168.100.33 192.168.100.65 192.168.100.97
Ip terakhir 192.168.100.30 192.168.100.62 192.168.100.94 192.168.100.126
Broadcast 192.168.100.31 192.168.100.63 192.168.100.95 192.168.100.127

Bila kita menggunakan subnet secara langsung, maka kita membutuhkan 4 blok-subnet untuk menghubungkan keempat network tersebut. Berbeda halnya bila kita menggunakan VLSM.

 Langkah 3

Bila menggunakan VLSM maka kita perlu untuk menentukan subnet yang akan digunakan untuk masing-masing network.

Langkah 4

Menentukan jumlah blok-subnet yang baru

Berdasarkan blok-subnet pada langlah 2, kita memilih blok-subnet baru yang dapat menampung seluruh host dalam network A, B, C dan D. Perlu diingat bahwa satu blok-subnet dapat menampung 30 host.

Net-B

Net-C

Net-A dan Net-D

Subnet 192.168.100.0 192.168.100.32 192.168.100.64
Ip pertama 192.168.100.1 192.168.100.33 192.168.100.65
Ip terakhir 192.168.100.30 192.168.100.62 192.168.100.94
Broadcast 192.168.100.31 192.168.100.63 192.168.100.95

Net-B menempati satu blok-subnet karena jumlah host = jumlah host per subnet (30=30).

Net-C menempati satu blok-subnet karena jumlah host mendekati jumlah host per subnet (20 < 30).

Net-A dan Net-D menempati satu blok-subnet karena jumlah host dari kedua network tersebut hasilnya mendekati jumlah host per subnet (14 + 6 < 30).

Langkah 5

Menentukan subnet untuk VLSM

Blok-subnet untuk net-B dan net-C sudah tidak perlu lagi dipersoalkan tinggal bagaimana blok-subnet untuk net-A dan net-D. Berdasarkan langkah 3 kita menggunakan /28 untuk net-A dan /29 untuk net-D. Berikut blok-subnet yang digunakan oleh net-A.

Net-A

Subnet VLSM 192.168.100.64 192.168.100.80
Ip pertama 192.168.100.65 192.168.100.81
Ip terakhir 192.168.100.78 192.168.100.94
Broadcast 192.168.100.79 192.168.100.95

Perhatikan, lompatan blok-subnet untuk net-A langsung menggunakan 64 tidak menggunakan 0 , 16, 32, 48 karena sudah digunakan oleh net-B dan net-C. Jumlah host per subnet yang digunakan untuk net-A pun sesuai dengan format subnet yang digunakan yaitu 14. Blok-subnet kedua dari /28 pada net-A digunakan oleh net-D dengan format berbeda yaitu /29, dengan alasan yang sama maka lompatan blok-subnet untuk net-D langsung 80, sehingga blok-subnet yang baru untuk net-D yaitu  :

Net-D

Subnet VLSM 192.168.100.80
Ip pertama 192.168.100.81
Ip terakhir 192.168.100.86
Broadcast 192.168.100.87

Secara lengkap subnet yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :

Net-B 192.168.100.0 /27
Net-C 192.168.100.32 /27
Net-A 192.168.100.64 /28
Net-D 192.168.100.80 /29

Bukti bahwa perhitungan subnet sudah benar adalah Network ID pada masing-masing netwok berbeda sehingga tidak terjadi overlapping.

0 thoughts on “Membuat Subnet dengan Menggunakan Variable Length Subnet Mask (VLSM)

  1. wah ini yang selama ini saya nantikan
    :toast
    ada email sama no HP gak pak? saya ingin konsultasi secara pribadi :peluk :peluk
    bapak memang dosen Fav Saya :hammer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.