July 17, 2024

Konfigurasi FTP Server Linux Debian (Mode Akses Authentikasi User Virtual)

4 min read

Hello palcomster bertemu lagi dengan saya. Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya bahwa di tutorial berikutnya saya akan membahas ftp berauthentikasikan user virtual (user database mysql). Kali ini saya tidak akan menjelaskan apa itu ftp, port yang digunakan dan cara kerjanya karena sudah di bahas di tutorial sebelumnya, dimana sebelumnya di bahas ftp server anonymous dan non-anonymous. Ok, tidak perlu lama-lama kita langsung saja ke KTP (bukan Kartu Tanda Penduduk) tp ke KTP (Konsole/Terminal/Promt) :D. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :

Langkah 1

Lakukan langkah-langkah pada Tutorial Konfigurasi FTP Server Linux Debian (Mode Akses Anonymous)   dari langkah 1 sampai pada langkah 3 yaitu proses instalasi.

Langkah 2

Setelah proses install selesai kemudian edit file konfigurasi. Seluruh file konfigurasi terletak di dalam direktori /etc, untuk proftpd file konfigurasinya terletak di dalam direktori proftpd, sehingga alamat lengkapnya adalah /etc/proftpd/proftpd.conf, lalu bagaimana cara membuka file konfigurasi tersebut ? gunakan perintah nano. sehingga alamat/perintah lengkapnya adalah nano /etc/proftpd/proftpd.conf, isi lengkap perintah tersebut tampak seperti sample gambar di bawah ini :

non1

Baris perintah yang harus dilakukan modifikasi dari file configurasi proftpd.conf diantaranya :

uservirtual1uservirtual2

uservirtual3

Keterangan:

DefaultRoot : digunakan untuk melakukan jail terhadap seluruh user yang login, agar tidak bisa masuk atau melihat direktory FTP dari tiap-tiap user yang terdaftar di dalam database.

User    : merupakan user yang akan di jadikan pengakses ke dalam ftp server. User ini mewakili user yang terdaftar di dalam database untuk login ke sistem tetapi user dan password tetap menggunakan user dan password yang ada di database. Simplenya adalah anggaplah user ini adalah koordinator dalam sebuah kelompok

Group : merupakan group yang akan di jadikan pengakses ke dalam ftp server. User ini mewakili user yang terdaftar di dalam database untuk login ke sistem tetapi user dan password tetap menggunakan user dan password yang ada di database. Simplenya adalah anggaplah group ini adalah koordinator dalam sebuah kelompok.

Include : digunakan untuk mengaktifkan dukungan konfigurasi sql database di proftpd.

Langkah 3

Buat user dan group yang nanti kita gunakan sebagai koordinator dari user database.

uservirtual4Kemudian buat direktory yang nanti digunakan sebagai direktory data dari ftp server. Kemudian ubah akses kepemilikan direktory tersebut.

uservirtual5 Kemudian edit file sql.conf yang ada di dalam direktory yang sama dengan proftpd.conf yaitu di /etc/proftpd/sql.conf. buka file ini dengan perintah nano /etc/prooftpd/sql.conf.

uservirtual6

Simpan hasil konfigurasi ini.

Langkah 4

Kemudian buka file module.conf di satu direktory yang sama dengan proftpd.conf dan sql.conf. dengan perintah nano /etc/proftpd/module.conf.

uservirtual6

Untuk bisa menggunakan dukungan database maka, di dalam konfigurasi module kita harus aktifkan dukungan databasenya dengan cara menghapus tanda pagar pada mod_sql.c dan mod_sql_mysql.c, kemudian simpan hasil konfigurasi.

Langkah 5

Kemudian buat database untuk data user dan group virtual yang nanti digunakan untuk login ke ftp server (database account FTP). Disini saya membuat perintah pembuatan database dan tabel menggunakan sebuah file, dimana file ini akan di import ke dalam database mysql. nano ftpdatabase.sql kemudian tuliskan perintah Tampak seperti pada gambar di bawah ini:

uservirtual7

uservirtual8

Kemudian simpan file ini dan import ke mysql database dengan perintah mysql –u root –p’123456’ < ftpdatabase.sql.

uservirtual9

Langkah 6

Kemudian restart service proftpd dengan menggunakan perintah /etc/init.d/proftpd restart.

uservirtual10

Jika pada saat melakukan proses restart service kemudian muncul informasi error salah satunya seperti gambar di bawah ini:

uservirtual11

Maka buka kembali file configurasi proftpd.conf yang harus di perhatikan cukup bagian yang di tandai dengan kutip tunggal sebelum nomor baris, contoh pada gambar di atas perintah tidak diketahui ‘UseReversDNS’ di baris 177 (unknown configuration directive ‘UseReversDNS’ on line 177) berarti kesalahannya ada di baris berintah yang bertuliskan UseReversDNS di baris 177 pada file proftpd.conf. kesalahan kurang huruf atau kesalahan tulis saja sistem tidak akan berjalan perintah case sensitif.

Kalau sudah berhasil di tandai tidak adanya informasi error atau failed.

Langkah 7

Kemudian kita coba menggunakan ftp client menggunakan filezilla, sebelumnya install dulu filezilla.

uservirtual13

Kemudian kita coba login ke ftp menggunakan user dan password yang sudah di daftarkan ke database.

uservirtual14

Tampak pada gambar di atas login menggunakan user dan password account dari database bisa digunakan. Untuk melihat alur di belakang layar coba lihat sql.log yang ada di dalam /var/log/proftpd/sql.log buka dengan perintah tail –f /var/log/proftpd/sql.log tapi jika file ini tidak ada maka coba tambahkan script/perintah di dalam sql.conf yang ada dalam direktory proftpd, baris perintah yang di tambahkan yaitu SQLLogFile     /var/log/proftpd/sql.log

Langkah 8

Jika login sudah bisa maka coba buat direktory di dalam ftp server melalui filezilla.

uservirtual15

uservirtual16

uservirtual17

Kalau dari FTP Client bisa coba di test menggunakan browser dengan menuliskan alamat ftp://10.0.2.15 atau tuliskan saja ftp://ipaddress_server_ftp_yang_anda_miliki. Maka hasilnya nanti akan meminta user dan password. Dan akhirnya selesai…  + 15 menit selesai ftp server mode akses non-anonymous tak terasa 1 cangkir kopi yang sudah dingin kemudian di tambah es jadi lebih dingin sudah bisa menemani membangun dua mode akses dari FTP Server anonymous dan non-anonymous. Ok sampai sini dulu oprek-oprek kita hari ini. Besok kita sambung ke ftp server mode akses user virtual menggunakan LDAP.

See you again in the next tutorial. I wont to enjoy a cup of iced coffee. Bye-bye…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.