July 23, 2024

Photography 101 : Aperture

2 min read

Hai PalComSter, selamat datang di artikel Photography 101. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang aperture. Dalam bahasan sebelumnya saya  telah membahas tentang exposure triangle/segitiga exposure, lalu apa sebenarnya yang dimaksud aperture? Hal-hal apa saja yang dipengaruhi oleh aperture?

foto camera

Secara sederhana aperture dapat didefinisikan sebagai besaran/ukuran dari pembukaan lensa ketika mengambil gambar. Fungsi dari aperture sendiri adalah mengatur banyaknya cahaya yang melalui lensa dan diteruskan ke sensor kamera. Semakin besar lubang yang dibuka maka akan semakin banyak cahaya yang dapat melalui lensa dan masuk ke dalam sensor, begitu juga sebaliknya. Aperture diukur atau dinyatakan dengan “f-stops”, mungkin kita sudah sering melihat dan mendengar tentang f-stops. Sebagai contoh f/1.8, f/2.8, f/5.6, f/16, dan seterusnya. Menambah satu stops atau ½ stops berarti merubah ukuran besaran lensa dan tentu akan menambah jumlah cahaya yang dapat melewati lensa, dan juga sebaliknya. Yang sering menyebabkan kebingungan adalah nilai f-stops yang lebih kecil memiliki bukaan yang lebih besar dibandingkan nilai f-stops yang lebih besar, sebagai contoh f/22 memiliki bukaan yang lebih kecil dibandingkan f/8. Yang artinya semakin kecil nilai f-stops maka bukaan pada lensa akan semakin besar.

Tentunya f-stops akan sangat mempengaruhi lensa, nilai dibelakang “f” sendiri merupakan besar bukaan dibagi dengan besaran focal length pada lensa, sebagai contoh lensa 70-200mm dengan f/2.0. maka bersaran aperture pada focallenght 70mm adalah 70/2 = 35mm dan pada foal lenght 200mm adalah 200/2 = 100mm. Hal ini menyebabkan lensa dengan focal length yang lebih besar (contoh canon 70-300mm) dan f-stop yang lebih kecil (f/4-5.6) memiliki diameter lensa yang lebih kecil dibandingkan dengan lensa yang memiliki focal length lebih kecil (70-200mm) namum memiliki f-stops yang lebih besar (f/2.0).

foto camera 1

Deep-of-field atau yang sering disebut dengan DoF adalah ukuran seberapa lebar/jauh bidang fokus yang dihasilkan dalam foto anda. Dengan DoF yang lebar berarti hamper semua foto anda akan terlihat focus walaupun objek yang di foto terletak jauh ataupun dari kamera, atau yang sering disebut infinity focus. DoF yang kecil berarti hanya sebagian dari bidang foto yang akan terfokus dan sekelilingnya akan terlihat kabur. Foto seperti ini biasa di sebut foto yang memiliki bokeh. Untuk dapat menghasilkan DoF yang kita inginkan kita perlu melakukan banyak percobaan dan latihan. DoF juga digunakan dengan cara yang beragam dalam dunia fotografi  Pada fotografi landscape (lanskap) Anda akan menemui fotografer yang menggunakan pengaturan aperture kecil (bilangan besar). Pengaturan ini mengakibatkan foreground sampai horizon masih tampak fokus. Di lain sisi dalam bidang fotografi portrait biasanya lebih mengutamakan focus pada subyek serta background yang blur/tidak fokus. Fotografi portrait biasanya memang ingin menonjolkan subyek sebagai focal-point dan tidak menginginkan elemen foto yang lain bisa menarik perhatian, untuk mendapatkan hasil foto seperti ini harus menggunakan bukaan besar (bilangan kecil).

foto camera 3

Demikian artikel mengenai aperture yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan. Sampai jumpapada  artikel photography 101 berikutnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.